Terlalu lelah untuk dijalani

Terlalu lelah untuk dijalani

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh…

Apa kabar temen temen, Bagaimana hari ini, apakah sudah bersyukur?

Kenapa sih, terlalu lelah untuk dijalani?

Apanya yang lelah?

Capek ngerasain hidup begini-begini aja .

Mengeluh tentang dunia ini gak akan ada habisnya, temen temen…

Kenapa harus mengeluh?

Kenapa bisa terucap kalimat keluhan yang seakan dirimu sendiri yang merasakannya?

Karena, kalimat syukur yang kurang diucapkan dari mulut kita.

Syukur itu tak hanya diucap saat bahagia, namun kami penulis bersyukur apapun cobaan atau musibah yang kami hadapi. Karena, pemikiran positif kami dalam setiap musibah/cobaan itu, PASTI ADA HIKMAHNYA.

Dalam mensyukuri apa yang kita dapat, mensyukuri apa yang kita punya saat ini, mensyukuri dalam setiap musibah, dan mensyukuri bertubi tubi ujian yang dihadapi, itu semua akan membuat kita menambah rasa cinta kepada Allah, sehingga Allah akan kasih kebahagiaan bagi orang-orang yang bersyukur.

Dan ingatlah janji Allah kepada kita semua : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat-Ku kepadamu.” (Q.S Ibrahim : 7)

Janji Allah gak akan mungkin Allah ingkari, temen temen..

Syukur yang gimana bisa bikin bahagia? , kan disaat tiba-tiba menerima cobaan yang gak sesuai dengan yang kita harapkan, itu sedih banget……

Kami belajar dari pengalaman hidup kami. Ketika keikhlasan dan berserah diri kepada Allah, hati kami akan terasa lapang dengan sendirinya. Menerima segala keadaan yang Allah berikan, menerima segala nikmat maupun musibah yang kami alami.

Ucapkanlah “Alhamdulillah” dalam setiap menerima nikmat Allah, walaupun kadang hati merasa tidak cukup.

Ucapkanlah “ Innalillahi, Laa hawla walaa quwwata illa billah” dalam setiap menerima musibah dan berserah diri kepada Allah.

Ucapkanlah “MasyaAllah” atas segala kuasa-Nya yang sudah Allah atur.

Dan yang paling penting tanda syukur kita kepada Allah, adalah SHOLAT.

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar : 1-2)

Dari pengalaman kami, ketika sudah merasa pasrah dan berserah diri, kami sering merasa keesokan atau setelah dari kejadian itu Allah berikan kejutan yang lebih dari yang kami duga. Hingga rasa syukur kami menjadi lebih bertambah.

Contoh syukur dalam kehidupan:

Bersyukur memiliki panca indera yang berfungsi dengan sempurna, karena banyak yang memiliki kekurangan.

Bersyukur memiliki harta yang cukup, karena banyak yang masih kelaparan dan tidak mempunyai rumah.

Bersyukur memiliki barang elektronik walaupun bekas, karena banyak orang yang tidak mampu untuk membelinya.

Bersyukur memiliki kendaraan pribadi, karena banyak orang yang berjalan kaki.

Bersyukur memiliki temen-teman yang selalu mengingatkan kita kepada Allah, karena ada banyak orang yang terjebak dalam kelompok teman-teman yang membuatnya jauh dari Allah.

Dan yang paling penting, bersyukur dalam setiap cobaan/musibah, karena jika tidak ada cobaan lagi, itu tanda Allah sudah cuek kepada kita.

Yuk temen temen, kita sama-sama perbaiki diri. Apa yang sudah kita keluhkan, dan bandingkan dengan nikmat Allah yang sudah diberikan kepada kita.

Banyak-banyak bersyukur kepada Allah, banyak-banyak berterima kasih dengan orang yang ada di sekitar kita, dan banyak-banyaklah beristighfar apa yang sudah kita keluhkan.

Terima kasih sudah berkunjung ke website kami, semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *